Jumat, 08 Maret 2013

Perkembangan Alam Pikiran Manusia

Pakar psikologi Sigmund Freud yang mendirikan psikoanalisa mengatakan bahwa proses pikiran manusia terbagi menjadi pikiran sadar (concious), pikiran prasadar (preconcious), dan pikiran tak sadar (unconcious). Dari ketiga kondisi pikiran itu, kemudian Freud mengenalkan istilah alam bawah sadar (subconscious) dalam pikiran manusia. Menurut afreud alam bawah sadar inilah yang mengendalikan sebagian besar perilaku manusia.
 ILMU PENGETAHUAN lahir karena tumbuh aktivitas berkembang manusia yang selalu berfikir dan menggunakan penalaran. Manusia mempunyai kemampuan yang tidak dimiliki oleh makhluk hidup lainnya yaitu manusia mempunyai nalari dimana kemampuan tersebut digunakan untuk melakukan penalaran, pemikiran logis, dan analisis. Hal tersebut digunakan untuk menentukan mana yang baik dan yang tidak. Selain itu manusia juga mempunyai nurani, rasa ingin tahu dan naluri (insting) sehingga membedakan manusia dengan makhluk hidup lainnya. Manusia juga dapat berkomunikasi baik secara lisan maupun tulisan sehingga dapat mengkomunikasikan apa yang diinginkan kepada khalayak, Hal inilah yang membuat manusia diangaap lebih dibanding dengan makhluk hidup lainnya.
Comte menyatakan bahwa ada tiga tahap sejarah perkembangan manusia, yaitu tahap teologi (tahap metafisika), tahap filsafat, dan tahap positif (tahap ilmu). Mitos termasuk tahap teologi atau tahap metafisika. Meteologi adalah pengetahuan tentang mitos yang merupakan kumpulan cerita-cerita mitos. Cerita mitos sendiri ditularkan lewat tari-tarian, nyayian, wayang dan lain-lain. Secara garis besar, mitos dibedakan atas tiga macam yaitu : mitos sebenarnya, cerita rakyak dan legenda.
Puncak pemikiran mitos terjadi pada zaman babilonia, ketika orang babilonia berpendapat bahwa alam semesta itu sebagai ruang setengah bola dan bumi yang datar sebagai lantainya dan langit dengan bintang-bintang sebagai atapnya. Tapi yang paling menakjubkan pada masa itu pengetahuan perbintangan mulai berkembang sehingga muncul pengetahuan tentang rasi-rasi bintang seperti yang kita kenal pada saat ini, itu berasal dari zaman babilonia. Tapi dengan bertambah majunya alam pikiran manusia dan berkembangnya cara-cara penyelidikan, manusia dapat menjawab banyak pertanyaan tanpa harus mengarang/percaya pada mitos. Berkat pengamatan yang sistematis, kritis dan makin bertambahnya pengalaman yang diperoleh, lambat laun manusia berusaha mencari jawaban secara rasional.

RASA INGIN TAHU, juga merupakan salah satu ciri khas manusia. Ia mempunyai kemampuan untuk berpikir sehingga rasa ingin tahunya tidak tetap sepanjang zaman, karena apa? Karena manusia akan selalu bertanya apa, bagaimana dan mengapa. Manusia juga mampu menggunakan pengetahuannya yang lama untuk di kombinasikan dengan pengetahuan yang baru sehingga menjadi pengetahuan yang lebih baru. Manusia selalu merasa ingin tahu terhadap sesuatu yang terjadi dengan menggunakan pengamatan dan pengalaman. Tetapi sering kali tidak dapat menjawab dengan memuaskan. Untuk itulah manusia biasa mereka-reka jawaban atas keingintahuannya.
Rasa ingin tahu manusia yang sangat peka dan besar membuat manusia tidak pernah puas melakukan observasi dan penelitian terhadap setiap benda atau makhluk hidup yang masih menyisakan tanda tanya sehingga tercipta pemikiran baru. Perkembangan alam pikir manusia sangat dipengaruhi oleh ilmu pengetahuan disaat kecil dari orang tua dan lingkungan. Dengan berkembangnya alam pikir dan pengetahuan manusia, manusia pelan-pelan dapat berfikir rasional dengan deduktif dan induktif. Dengan berkembangnya alam pikir manusia ini, maka setiap manusia bisa mendapatkan ilmu-ilmu pengetahuan yang didapat sejak lahir hingga dewasa.
            Manusia secara terus menerus selalu mengembangkan pengetahuannya tidak hanya sekedar memenuhi kebutuhannya yang menyangkut kelangsungan hidupnya saja. Mereka berusaha untuk mengetahui mana yang benar mana yang salah mereka juga juga berusaha menentukan mana yang baik dan mana yang buruk dan mana yang indah dan mana yang jelek, mereka harus berpikir dan harus merasakan sedemikian, hingga dapat menarik kesimpulan dan memperoleh pengetahuan. Pada hakikatnya manusia merupakan makhluk berpikir, merasa bersikap dan bertindak.

Kesimpulannya adalah rasa ingin tahu manusia yang menyebabkan berkembangnya alam pikiran manusia karena manusia tidak akan pernah puas dengan apa yang sudah dicapainya selama ini. Manusia selalu ingin menemukan inovasi atau teori baru yang sesuai dengan zaman saat ini. 



Tidak ada komentar:

Posting Komentar