Pakar psikologi Sigmund Freud yang mendirikan psikoanalisa
mengatakan bahwa proses pikiran manusia terbagi menjadi pikiran sadar (concious), pikiran prasadar (preconcious), dan pikiran tak sadar (unconcious). Dari ketiga kondisi pikiran
itu, kemudian Freud mengenalkan istilah alam bawah sadar (subconscious) dalam pikiran manusia. Menurut afreud alam bawah
sadar inilah yang mengendalikan sebagian besar perilaku manusia.
ILMU PENGETAHUAN lahir karena tumbuh aktivitas
berkembang manusia yang selalu berfikir dan menggunakan penalaran. Manusia
mempunyai kemampuan yang tidak dimiliki oleh makhluk hidup lainnya yaitu
manusia mempunyai nalari dimana kemampuan tersebut digunakan untuk melakukan
penalaran, pemikiran logis, dan analisis. Hal tersebut digunakan untuk
menentukan mana yang baik dan yang tidak. Selain itu manusia juga mempunyai
nurani, rasa ingin tahu dan naluri (insting) sehingga membedakan manusia dengan
makhluk hidup lainnya. Manusia juga dapat berkomunikasi baik secara lisan
maupun tulisan sehingga dapat mengkomunikasikan apa yang diinginkan kepada
khalayak, Hal inilah yang membuat manusia diangaap lebih dibanding dengan
makhluk hidup lainnya.
Comte menyatakan bahwa ada tiga tahap
sejarah perkembangan manusia, yaitu tahap teologi (tahap metafisika), tahap
filsafat, dan tahap positif (tahap ilmu). Mitos termasuk tahap teologi atau
tahap metafisika. Meteologi adalah pengetahuan tentang mitos yang merupakan
kumpulan cerita-cerita mitos. Cerita mitos sendiri ditularkan lewat
tari-tarian, nyayian, wayang dan lain-lain. Secara garis besar, mitos dibedakan
atas tiga macam yaitu : mitos sebenarnya, cerita rakyak dan legenda.
Puncak pemikiran mitos terjadi pada
zaman babilonia, ketika orang babilonia berpendapat bahwa alam semesta itu
sebagai ruang setengah bola dan bumi yang datar sebagai lantainya dan langit
dengan bintang-bintang sebagai atapnya. Tapi yang paling menakjubkan pada masa
itu pengetahuan perbintangan mulai berkembang sehingga muncul pengetahuan
tentang rasi-rasi bintang seperti yang kita kenal pada saat ini, itu berasal
dari zaman babilonia. Tapi dengan bertambah majunya alam pikiran manusia dan
berkembangnya cara-cara penyelidikan, manusia dapat menjawab banyak pertanyaan
tanpa harus mengarang/percaya pada mitos. Berkat pengamatan yang sistematis,
kritis dan makin bertambahnya pengalaman yang diperoleh, lambat laun manusia
berusaha mencari jawaban secara rasional.
RASA INGIN TAHU, juga merupakan salah satu ciri khas manusia.
Ia mempunyai kemampuan untuk berpikir sehingga rasa ingin tahunya tidak tetap
sepanjang zaman, karena apa? Karena manusia akan selalu bertanya apa, bagaimana
dan mengapa. Manusia juga mampu menggunakan pengetahuannya yang lama untuk di
kombinasikan dengan pengetahuan yang baru sehingga menjadi pengetahuan yang
lebih baru. Manusia selalu merasa ingin tahu terhadap sesuatu yang terjadi
dengan menggunakan pengamatan dan pengalaman. Tetapi sering kali tidak dapat
menjawab dengan memuaskan. Untuk itulah manusia biasa mereka-reka jawaban atas
keingintahuannya.
Rasa ingin tahu manusia yang sangat peka
dan besar membuat manusia tidak pernah puas melakukan observasi dan penelitian
terhadap setiap benda atau makhluk hidup yang masih menyisakan tanda tanya
sehingga tercipta pemikiran baru. Perkembangan alam pikir manusia sangat
dipengaruhi oleh ilmu pengetahuan disaat kecil dari orang tua dan lingkungan.
Dengan berkembangnya alam pikir dan pengetahuan manusia, manusia pelan-pelan
dapat berfikir rasional dengan deduktif dan induktif. Dengan berkembangnya alam
pikir manusia ini, maka setiap manusia bisa mendapatkan ilmu-ilmu pengetahuan
yang didapat sejak lahir hingga dewasa.
Manusia
secara terus menerus selalu mengembangkan pengetahuannya tidak hanya sekedar
memenuhi kebutuhannya yang menyangkut kelangsungan hidupnya saja. Mereka
berusaha untuk mengetahui mana yang benar mana yang salah mereka juga juga
berusaha menentukan mana yang baik dan mana yang buruk dan mana yang indah dan
mana yang jelek, mereka harus berpikir dan harus merasakan sedemikian, hingga
dapat menarik kesimpulan dan memperoleh pengetahuan. Pada hakikatnya manusia
merupakan makhluk berpikir, merasa bersikap dan bertindak.
Kesimpulannya adalah rasa ingin tahu manusia yang menyebabkan
berkembangnya alam pikiran manusia karena manusia tidak akan pernah puas dengan
apa yang sudah dicapainya selama ini. Manusia selalu ingin menemukan inovasi
atau teori baru yang sesuai dengan zaman saat ini.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar