Tidak dapat kita pungkiri bahwa IPTEK
tidak bisa terlepas dari kehidupan manusia. IPTEK memang dikembangkan untuk
mempermudah berbagai macam keperluan manusia. Semua orang berlomba-lomba membuat
terobosan baru atau mengembangkan IPTEK yang sudah ada. IPTEK saat ini telah
digunakan untuk berbagai bidang, seperti bidang pendidikan, kedokteran,
politik, hiburan dan tentu dalam bidang ekonomi. Perkembangan IPTEK sebenarnya
sangat menguntungkan bagi kehidupan manusia. Manusia dengan mudahnya
mendapatkan informasi karena perkembangan IPTEK.
Tetapi dengan berkembangnya IPTEK
manusia menjadi malas untuk melakukan sesuatu yang merepotkan, contohnya ketika
mahasiswa diberi tugas untuk membuat suatu makalah atau karya ilmiah, mahasiswa
hanya mencari bahan atau informasi dari internet tanpa mencari referensi dari
buku yang seharusnya diutamakan. Manusia sekarang sangat terbiasa
denganisitilah “One Click, You Get It”.
Perkembangan IPTEK juga menjadikan
suatu bangsa menjadi semakin asing dengan kebudayaan sendiri, contohnya para remaja
di Indonesia 69% memiliki akun jejaring sosial, dan disitulah penyebab
terpengaruhnya pada budaya asing. Ketika
suatu kebudayaan sedang booming, para remaja ikut mengelu-elukan kebudayaan
tersebut, seperti budaya korea yang sekarang secara tidak langsung sedang
menjajah kebudayaan Indonesia.
Pola interaksi dan kemerosotan moral
manusia sekarang juga ikut dipengaruhi oleh perkembangan IPTEK. Dengan adanya Internet
Relay Chatting (IRC), e-mail dan berbagai fasilitas internet lainnya membuat
manusia jarang berinteraksi langsung dengan masyarakat yang ada di lingkungan
sekelilingnya. Sekarang manusia cenderung seperti mempunyai dunia sendiri. Kemorosotan
moral terjadi karena pola pikir yang telah berubah. Seperti cara berpakaian
masyarakat Indonesia yang sekarang mengikuti trend pakaian girlband atau
boyband korea. Kenakalan remaja dan pelecehan seksual juga dikarenakan banyak situs
tidak senonoh di internet.
Dengan demikian perkembangan IPTEK memang tidak bisa kita
hindari karena kemajuan teknologi akan berjalan sesuai dengan kemajuan ilmu
pengetahuan. Namun untuk mencegah atau mengurangi akibat negatif kemajuan
teknologi, para penerus bangsa harus melestarikan budaya yang telah ada sejak
dulu dan pemerintah di suatu negara juga harus membuat peraturan-peraturan atau
melalui suatu konvensi internasional.